Tidak hanya pengendara yang harus siap. Motor juga harus di siapkan agar tidak berdampak terhadap hal-hal yang tidak di inginkan
Baik kendaraan, terlebih pengendara itu sendiri.
Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Terutama pada roda dan kaki-kaki yang lain.
1.Ban& tekanan angin
Langkah awal yang harus di perhatikan,sebab bagian ini yang langsung berhadapan atau terkena Impack dari jalan rusak atau berlubang.
Pengecekan ini meliputi kondisi ban masih layak pakai atau nggak, dengan di tandai ban gundul atau rusak.
"Setelah itu perhatikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrik atau SNI kisaran 29-33 Psi.
Kerang atau lebih juga bisa mempengaruhi keamana&kenyamanan dalam berkendara.
Kekurangan tekanan angin bisa mempengaruhi velek ketika menabrak lubang & tidak maksimal ketika menahan goncangan, velek bisa langsung kena pengaruh hantaman lubang m,Hinga retak atau pecah&berpengaruh ke bearing roda,bisa Oblak atau pecah! Hinga harus ganti
Kelebihan tekanan angin, akan berpengaruh terhadap kenyamanan anda dalam berkendara.
2.Cek motor setelah menghantam lubang
Setelah menabrak lubang, pengecekan juga perlu di perhatikan.
Perhatikan roda apakah sepeleng atau nggak jika perlu setel kembali.
Termasuk leher roda: Komstir, segitiga, apakah mengalami kerusakan atau tidak.
3.Lampu
Periksa lampu-lampu terutama lampu depan yang sangat berpengaruh untuk penerangan pada saat malam&siang.
Sesuai dengan peraturan pemerintah republik Indonesia nomor 55 tahun 2012 Tetang kendaraan.pasal 24 ayat 2 di sebutkan,"untuk sepeda motor harus dilengkapi dengan lampu utama dekat dan lampu utama jauh paling banyak dua buah dan dapat memancarkan cahaya paling sedikit 40(empat puluh) meter ke arah depan untuk lampu utama dekat dan 100(seratus) meter ke depan untuk lampu utama jauh.".
4.Sokbreker
Di samping itu sokbreker juga berperan dalam goncangan saat roda-roda menghantam lubang.
Supaya maksimal meredam goncangan, perlu di cek juga kondisinya.
Untukmengetahui kinerja masih bagus atau tidaknya, tekan sokbreker & pastikan tidak langsung balik (rebound). Melainkan ada jeda waktu sesaat. Rebound pelan pertanda fungsi redaman sokbreker masih bagus.
Juga pastikan sokbreker tidak bocor,di tandai dengan tidak adanya rembesan oli di sekitar as & sil sokbreker.
Perhatikan juga oli sokbreker.
Ada masa pakainya usianya sekitar 13 ribu kilometer sudah harus di ganti dengan yang baru.sebab oli yang terlalu encer maupun terlalu kental dapat mempengaruhi kinerja redamannya.
Powered by Blogger.
Popular
-
PENTINGNYA MOTOR DI INDONESIA JAKARTA MACET? JAKARTA BANJIR ? JAKARTA SUSAH MODA TRANSPORTASI ? Jangan ditanya semua perm...
-
Tidak hanya pengendara yang harus siap. Motor juga harus di siapkan agar tidak berdampak terhadap hal-hal yang tidak di inginkan Baik kenda...
-
Honda BeAT FI bikinan Honda adalah salah satu jenis motor matik yang banyak diminati masyarakat. Motor matik Honda BEAT ini dikenal d...
-
HONDA CBR 250R TAMPIL GARANG Honda Motor Company telah meluncurkan Honda CBR 250R generasi baru pada bulan November tapi type ini diklaim...
-
CARA MUDAH MEMBUKA BAUT YANG KERAS Bahan-bahan: -Oli/minyak rem -palu atau alat pukul lainnya CARANYA: lumuri baut dengan minyak rem at...
-
1. siapkan pelumas (oli atau minyak rem),di utamakan minyak rem 2.palu atau alat pukul lainnya Caranya lumuri baut yg keraSs/karat Lalu b...
-
Parian ini lebih irit dan ekonomis, Tentunya akan menambah kenyamanan anda dalam berbelanja. Keunggulan yang dimiliki: Lebih elegan,irit ...
-
Soopy berwarna putih sangat enak dipandang apalagi scoopy keluaran terbaru ini mengususng teknologi PGM FI
Template By Kunci Dunia
